Tips memilih jurusan

Posted: 2 Januari 2013 in Other
Tag:

Fakta yang ada saat ini, ada yang bilang jurusan teknik informatika itu jurusan terbaik. Ada yang bilang jurusan kedokteranlah yang terbaik. Tapi bagi saya sendiri tidak ada yang namanya jurusan terbaik. Memang benar, teknik informatika atau kedokteran sering meraih predikat jurusan dengan passing grade tertinggi. Tapi apakah dengan begitu, kedua jurusan tersebut layak menyandang predikat jurusan terbaik? Itu Cuma berdasarkan banyak peminat. Dan apakah kedua jurusan tersebut bisa menjamin masa depan Anda?

Kuliah itu seperti halnya bepergian. Dan selayaknya bepergian, kita harus punya tujuan. Karena pergi tanpa tujuan hanya akan membuat kita kebingungan di tengah jalan dan membuat kita merasa tidak punya arah serta akan membuat merasa tidak nyaman. Atau biasanya bisa disebut galau…

Kalau kuliah itu bisa dianggap sebagai sebuah perjalanan. Jurusan itu layaknya sebuah bus umum yang bertugas mengantar kita sampai ke tujuan. Memang benar, ada beberapa bus yang memiliki fasilitas yang lebih memadai dibandingkan dengan bus-bus yang lain. Bus berfasilitas lengkap ini biasanya memiliki plat merah (difasilitasi pemerintah). Orang-orang biasanya menamakan bus ini sebagai universitas negeri atau institut negeri.Tapi asal kalian tahu saja kalian memilih universitas atau institut itu dibiayai oleh uang rakyat. Tidak sedikit uang rakyat yang diberikan untuk mengurangi biaya kuliah anak bangsa ini, berjuta-juta dihabiskan demi kemajuan anak bangsa. Untuk itu tak jarang kenapa biaya di suatu universitas atau institut menjadi lebih murah.

Tapi ada juga bus berfasilitas lengkap lain yang dioperasikan secara mandiri. Dan karena dioperasikan secara mandiri, tarif yang harus dibayarkan untuk naik kendaraan ini biasanya lebih mahal daripada ketika kita naik bus berplat merah.

Selanjutnya, bayangkan perguruan tinggi itu sebagai perusahaan yang menyediakan armada kendaraan. Karena dengan begitu, kita akan menganggap semua jurusan yang ada dalam institusi tersebut setara. Tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk kualitasnya.

Saya tidak paham apa yang membuat orang-orang beranggapan bahwa jurusan A lebih baik daripada jurusan B atau sebaliknya. Karena setiap jurusan itu mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Seperti halnya pertanyaan saya di atas, bagaimana mungkin bus jurusan Bali dibandingkan dengan bus jurusan Bandung?

Kalau saya memang ingin ke pantai kuta, tentu saya akan lebih memilih bus dengan tujuan Bali. Bukannya bus dengan tujuanBandung. Begitupun sebaliknya.

Oleh karenanya, hal pertama yang harus dipahami dan disadari oleh semua teman-teman yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah apa minat dan potensi yang dimiliki.

Akan ke mana sih sebenarnya kalian nantinya?

Karena minat dan potensi inilah yang akan jadi kompas dan penunjuk jalan ke mana seharusnya menentukan tujuan.

Kalau memang minat dan potensi kalian di dunia komputer dan pemrograman ya mending memilih jurusan teknik informatika. Kalau memang minat dan potensi kalian ada di dunia fisika, khususnya bidang elektronika yang mending memilih jurusan teknik elektro. Kalau memang minat dan potensi kalian ada di dunia fisika dan kimia, ya mending memilih jurusan teknik kimia. Kalau memang minat dan potensi kalian ada di dunia medis dan biologi, ya mending memilih kedokteran. Begitu seterusnya.Untuk mengetahui jurusan yang sesuai dengan minat dan potensi bisa melalui beberapa cara. Jangan hanya berpacu pada satu cara, karena belum tentu akurat kebenarannya. Contoh cara-cara yang mungkin bisa dilakukan, yaitu : dengan mencari info di dunia maya, membaca buku-buku terutama yang didapat di lembaga bimbel kalian, atau bisa Tanya kakak-kakak kalian yang sudah menjadi mahasiswa di Perguruan tinggi.

Bayangkan masa-masa memilih jurusan itu seperti halnya memilih bus ketika berada di terminal. Jangan sampai salah pilih bus. Karena kembali ke terminal awal setelah melakukan perjalanan itu butuh waktu dan biaya tambahan. Apalagi ketika Anda kembali ke terminal belum tentu Anda mendapat bus yang Anda inginkan. Hal itu akan justru akan sangat merugikan bagi Anda. Anda bisa menjadi penumpang terlantar.

Salah pilih jurusan itu sama halnya dengan salah memilih bus. Seringkali akan membuat kita kurang merasa nyaman selama perjalanan. Tapi tidak semua salah memilih bus itu buruk, bisa saja bus yang menuju tempat bagus, walaupun itu tidak Anda kenali. Karena bisa saja jurusan tersebut merupakan masa depan bagi Anda. Rasa cinta bisa muncul ketika Anda terjun pada sesuatu dan mulai terbiasa dengan hal itu. Dan Anda juga jangan pernah menutup pintu hati Anda untuk mencintai jurusan itu. Sebenarnya ketika anda salah memilih bus diberikan dua pilihan kembali lagi keterminal awal atau terus mengarungi perjalanan bersama bus itu.Namun, tak jarang juga banyak anak yang tersesat pada suatu jurusan justru dia menjadi lebih sukses.

Ingat, jangan pernah termakan dengan isu dan godaan atau promosi. Menjadi siswa paling pandai di kelas itu bukan berarti harus masuk kedokteran atau teknik informatika kok. Kenali minat dan potensi diri. Karena dengan begitu kalian tidak akan kebingungan menentukan destinasi.

Sekali lagi. Jurusan terbaik itu cuma ilusi. Yang ada itu jurusan paling sesuai dengan minat dan potensi diri.

Segera kenali minat dan potensimu, sebelum kamu menyesal di akhir nanti !!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s